DomaiNesia

Isu Pemotongan Dana KIP Kuliah di IAINU Kebumen Dibantah, Rektor dan Mahasiswa Beri Klarifikasi

Isu Pemotongan Dana KIP Kuliah di IAINU Kebumen Dibantah, Rektor dan Mahasiswa Beri Klarifikasi

KEBUMEN, beritakebumen.co.id
- Isu dugaan pemotongan dana Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang menyeret nama Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU Kebumen) ramai diperbincangkan di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Informasi tersebut memicu kekhawatiran publik, terutama calon mahasiswa dan orang tua penerima bantuan pendidikan. 

Menyikapi hal itu, pihak kampus akhirnya memberikan klarifikasi resmi untuk meluruskan kabar yang dinilai tidak sesuai fakta. Rektor IAINU Kebumen menegaskan bahwa selama ini tidak pernah terjadi pemotongan dana KIP Kuliah dalam bentuk apa pun. Klarifikasi tersebut diperkuat dengan pernyataan mahasiswa aktif hingga alumni penerima manfaat yang menyatakan dana KIP Kuliah diterima secara utuh dan dikelola langsung oleh mahasiswa sesuai ketentuan pemerintah.

Rektor IAINU Tegaskan Tidak Ada Pemotongan Dana KIP Kuliah

Rektor IAINU Kebumen, Dr. Benny Kurniawan, M.Pd.I., secara tegas membantah isu pemotongan dana KIP Kuliah yang beredar di media sosial. Ia memastikan seluruh dana bantuan pendidikan tersebut diterima penuh oleh mahasiswa penerima tanpa adanya intervensi dari pihak kampus.

Kami ingin meluruskan informasi yang keliru. Tidak ada pemotongan apa pun terhadap dana KIP Kuliah di IAINU Kebumen. Dana tersebut sepenuhnya dikelola langsung oleh mahasiswa sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Dr. Benny, Selasa (20/1/2026).

Ia menjelaskan, peran kampus hanya sebatas pendampingan akademik dan administrasi, bukan pengelolaan dana bantuan.

IAINU Kebumen berkomitmen menjalankan program KIP Kuliah secara transparan dan bertanggung jawab demi mendukung akses pendidikan tinggi yang adil dan berkualitas,” ujarnya.

Mahasiswa dan Alumni Perkuat Klarifikasi Kampus

Klarifikasi dari pihak rektorat diperkuat oleh keterangan mahasiswa dan alumni penerima KIP Kuliah. Afrida Zulfiyani, alumni angkatan 2020 Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), menegaskan bahwa selama menempuh pendidikan di IAINU Kebumen dirinya tidak pernah mengalami pemotongan dana.

Alhamdulillah, dana KIP Kuliah kami terima secara utuh. Tidak pernah ada pemotongan dari pihak kampus,” kata Afrida.

Ia menjelaskan, mekanisme pencairan dana dilakukan langsung oleh mahasiswa melalui bank yang ditunjuk pemerintah, sehingga tidak melalui pengelolaan kampus.

Dana dicairkan langsung oleh mahasiswa penerima. Tidak pernah diserahkan ke kampus karena itu memang hak penuh mahasiswa,” jelasnya.

Forum Mahasiswa KIP Kuliah: Dana Dikelola Mandiri dan Sukarela

Hal senada disampaikan Chikmatus Sholichah, mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah semester VII sekaligus Ketua Forum Mahasiswa Bidikmisi dan KIP Kuliah IAINU Kebumen. Ia menegaskan isu pemotongan dana tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Saya tegaskan, tidak pernah ada pungutan atau pemotongan dana KIP Kuliah oleh pihak kampus. Dana kami terima langsung dan dikelola secara mandiri,” ujarnya.

Chikmatus menjelaskan, pengelolaan dana bersama yang dilakukan mahasiswa bersifat sukarela dan digunakan untuk mendukung kegiatan forum serta aktivitas kemahasiswaan, bukan sebagai kewajiban.

Menurutnya, informasi yang menyebut adanya pemotongan dana KIP Kuliah di IAINU Kebumen merupakan kabar menyesatkan yang berpotensi merugikan institusi pendidikan dan mahasiswa penerima manfaat.

Kampus Imbau Masyarakat Tidak Mudah Percaya Informasi Mentah

Pihak IAINU Kebumen mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa konfirmasi resmi. Kampus menegaskan keterbukaan dan siap memberikan penjelasan kepada pihak mana pun terkait pelaksanaan program KIP Kuliah.

Dengan klarifikasi ini, IAINU Kebumen berharap kepercayaan publik tetap terjaga serta mahasiswa dari keluarga kurang mampu tetap merasa aman dan nyaman dalam mengakses pendidikan tinggi.


-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
Previous Post Next Post