DomaiNesia

470 Peserta Ikuti Seleksi Beasiswa BAZNAS Kebumen Program Kebumen Cerdas

470 Peserta Ikuti Seleksi Beasiswa BAZNAS Kebumen Program Kebumen Cerdas

KEBUMEN, beritakebumen.co.id - Sebanyak 470 pelajar dan mahasiswa mengikuti seleksi tertulis Beasiswa BAZNAS Kabupaten Kebumen melalui program Kebumen Cerdas, Kamis, 27 Agustus 2026. Program tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Kebumen bersama BAZNAS untuk membuka akses pendidikan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Seleksi tes tertulis digelar di Gedung Pertemuan Sekretariat Daerah (Setda) Kebumen. Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Sekretaris Daerah, Asisten 1 Sekda, perwakilan Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kebumen, serta jajaran pimpinan BAZNAS Kebumen.

Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 558 orang. Mereka berasal dari berbagai kategori penerima beasiswa, mulai dari pelajar SMA/SMK, mahasiswa jenjang S1 dan D3, peserta program tahfidz, hingga tenaga pendidik keagamaan.

Ketua BAZNAS Kebumen Mahmud Fauzi menjelaskan, dari ratusan pendaftar tersebut, sebanyak 470 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti tes tertulis.

"Dari total 558 pendaftar, sebanyak 470 peserta lolos seleksi administrasi dan hari ini mengikuti tes tertulis. Khusus untuk kategori tahfidz, rangkaian seleksi masih akan dilanjutkan dengan uji wawancara," ujar Mahmud.

Untuk program beasiswa tahun ini, BAZNAS Kebumen mengalokasikan anggaran sebesar Rp856 juta.

Mahmud berharap penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kabupaten Kebumen dapat terus meningkat. Dengan demikian, cakupan penerima manfaat beasiswa diharapkan dapat diperluas pada tahun-tahun berikutnya.

Bupati: Pendidikan Bukan Hanya Soal Biaya

Di hadapan para peserta seleksi, Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyampaikan pesan mengenai pentingnya kesempatan dalam pendidikan.

Menurutnya, persoalan pendidikan tidak semata-mata berkaitan dengan biaya kuliah, buku, seragam, maupun kebutuhan transportasi. Ada sesuatu yang jauh lebih berharga, yakni kesempatan untuk terus belajar.

"Apa yang paling mahal dalam pendidikan? Apakah uang kuliah, buku, seragam, atau transportasi? Yang paling mahal adalah kesempatan yang hilang. Banyak anak sebenarnya punya potensi dan kemampuan besar, tetapi terpaksa berhenti sekolah karena keterbatasan ekonomi," tegas Bupati Lilis.

Ia menilai program Beasiswa BAZNAS melalui Kebumen Cerdas memiliki arti penting karena memberikan kesempatan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan dan mengejar cita-cita.

Bagi Bupati, beasiswa tersebut juga menjadi salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat untuk membangun sumber daya manusia. Dukungan pendidikan diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi penerima sekaligus keluarga mereka.

Peserta Diminta Jujur Saat Seleksi

Selain memberikan motivasi, Bupati Lilis juga mengingatkan peserta agar menjalani seluruh tahapan seleksi dengan percaya diri dan menjunjung tinggi kejujuran.

Ia meminta peserta tidak menyontek ataupun menggunakan cara-cara yang tidak semestinya demi mendapatkan hasil terbaik.

"Datanglah dengan niat menunjukkan kemampuan terbaik. Kerjakan dengan jujur, jangan menyontek, dan jangan mencari jalan pintas. Jika hari ini kita meraih sesuatu dengan cara yang tidak benar, kita sedang mengajarkan hal yang keliru kepada diri sendiri," pesannya.

Bupati juga mengingatkan bahwa perjalanan menuju keberhasilan tidak selalu mudah. Menurutnya, keterbatasan yang dihadapi seseorang justru dapat menjadi bagian dari proses membangun ketangguhan mental.

Ia berharap para peserta yang mengikuti seleksi hari itu mampu menjadikan kesempatan tersebut sebagai salah satu langkah untuk meraih masa depan yang lebih baik dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Bupati Buka Amplop Soal, Peserta Mulai Tes

Pembukaan seleksi ditandai dengan pembukaan amplop naskah soal yang masih tersegel oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani.

Setelah membuka naskah soal, Bupati kemudian menyapa para peserta secara langsung di ruang ujian. Kehadirannya menjadi dukungan moril bagi ratusan peserta sebelum mereka mulai mengerjakan tes tertulis.

Salah satu peserta, Abbad Ushaim, mengaku antusias mengikuti seleksi tersebut. Ia mengatakan telah mempersiapkan diri dengan belajar sejak malam sebelum pelaksanaan tes.

"Kami di sini lagi antre buat ikut seleksi beasiswa Baznas. Persiapannya tadi malam saya sudah belajar. Kami juga sudahlah belajar buat ikuti tes tulis. Harapannya ya semoga bisa dari kami ya bisa lolos seleksi semua dan ya bisa mendapatkan hasil yang besar dari Baznas ini," ungkap Abbad penuh semangat.

Seleksi Beasiswa BAZNAS Kebumen melalui program Kebumen Cerdas diharapkan tidak hanya menjadi proses untuk menentukan penerima bantuan pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperluas kesempatan belajar bagi generasi muda Kebumen.

Dengan dukungan dana ZIS dan kolaborasi pemerintah daerah bersama BAZNAS, program tersebut diharapkan dapat terus berkembang sehingga semakin banyak anak dan mahasiswa yang memiliki potensi dapat melanjutkan pendidikan tanpa terhambat persoalan ekonomi. *


-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
Previous Post Next Post