Semarang, beritakebumen.co.id - Kontingen Kabupaten Kebumen terus menunjukkan performa positif dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Tengah 2026. Hingga Kamis malam, 3 September 2026 pukul 22.00 WIB, Kebumen telah mengoleksi 25 medali, terdiri dari 10 emas, 6 perak, dan 9 perunggu.
Perolehan tersebut menjadi modal penting bagi kontingen Kebumen untuk memperbaiki posisi di klasemen akhir. Para atlet masih memiliki sejumlah nomor pertandingan yang akan dimainkan hingga berakhirnya Popda Jateng 2026.
Medali Kebumen kali ini datang dari sejumlah cabang olahraga yang digelar di tiga daerah, yakni Kendal, Pati, dan Kota Semarang.
Judo Jadi Penyumbang Emas Terbanyak
Dari seluruh cabang olahraga yang diikuti, judo menjadi penyumbang medali emas terbanyak dengan torehan empat emas.
Atletik menyusul dengan dua emas dan tiga perak, sedangkan renang menyumbangkan dua emas dan satu perak.
Berikut rincian sementara perolehan medali Kebumen hingga Kamis malam:
Panahan: 1 emas, 1 perunggu
Gulat: 1 perak, 3 perunggu
Renang: 2 emas, 1 perak
Senam: 1 perak, 4 perunggu
Karate: 1 perunggu
Tenis Meja: 1 emas
Atletik: 2 emas, 3 perak
Judo: 4 emas
Dengan demikian, total sementara yang berhasil dikumpulkan kontingen Kebumen mencapai 10 emas, 6 perak, dan 9 perunggu.
Farel Iza Mahendra Borong Tiga Medali Renang
Salah satu atlet muda Kebumen yang mencuri perhatian dalam Popda Jateng 2026 adalah Farel Iza Mahendra, pelajar kelas XII SMA Negeri 1 Ayah.
Farel berhasil membawa pulang tiga medali dari tiga nomor renang yang diikutinya. Dua medali emas diraih melalui nomor 100 meter gaya kupu-kupu SMA Putra dan 100 meter gaya punggung SMA Putra.
Sementara satu medali perak diperoleh dari nomor 50 meter gaya bebas SMA Putra.
Saat ditanya mengenai kunci keberhasilannya meraih prestasi tersebut, Farel menjawab singkat.
"Latihan keras setiap hari," ujar Farel singkat saat ditanya mengenai rahasia keberhasilannya meraih medali.
Prestasi tersebut semakin memotivasi Farel untuk menekuni renang secara serius. Ia bercita-cita menjadi atlet renang profesional dan berharap dapat terus berprestasi di level yang lebih tinggi.
Jumlah Cabor dan Kuota Atlet Bertambah
Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kebumen, Tri Mujiyanto, mengatakan kontingen Kebumen tahun ini memberangkatkan ratusan atlet dan official untuk mengikuti Popda Jateng 2026.
Secara keseluruhan, kontingen yang diberangkatkan mencapai 321 orang. Jumlah tersebut terdiri atas 248 atlet dari alokasi dinas, 16 atlet mandiri, serta 57 pelatih dan official.
Kontingen juga didampingi tujuh unsur dinas dan lima panitia pelaksana. Selama mengikuti pertandingan, mereka ditempatkan di penginapan BPBMP Semarang.
Menurut Tri Mujiyanto, terdapat sejumlah perubahan dalam pelaksanaan Popda tahun ini dibandingkan 2025. Salah satunya adalah bertambahnya jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan, dari sebelumnya 16 cabor menjadi 18 cabor.
Selain itu, terdapat kebijakan baru untuk cabang olahraga beregu. Juara pertama dan kedua kini dapat lolos ke tingkat provinsi, sementara pada tahun sebelumnya hanya juara pertama yang berhak lolos.
Perubahan regulasi tersebut berdampak terhadap potensi jumlah atlet yang dapat mengikuti Popda. Jika pada 2025 kuota tercatat 209 atlet, pada 2026 potensi kuota meningkat menjadi 522 atlet.
Namun, dari potensi tersebut, jumlah atlet yang akhirnya diberangkatkan tercatat sebanyak 312 orang.
Masih Berpeluang Tambah Medali Dengan koleksi sementara 25 medali, kontingen Kebumen masih memiliki peluang menambah perolehan medali sebelum seluruh pertandingan berakhir.
Tri Mujiyanto optimistis capaian tahun ini dapat membawa Kebumen naik dari posisi sebelumnya dalam klasemen Popda Jawa Tengah.
Sejumlah atlet masih dijadwalkan bertanding di beberapa nomor yang tersisa. Hasil pertandingan tersebut akan menentukan posisi akhir Kabupaten Kebumen dalam Popda Jateng 2026.
Performa para atlet muda Kebumen pun menjadi salah satu modal penting untuk menjaga peluang menambah medali sekaligus memperkuat prestasi olahraga pelajar daerah di tingkat Jawa Tengah. *
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen
Perolehan tersebut menjadi modal penting bagi kontingen Kebumen untuk memperbaiki posisi di klasemen akhir. Para atlet masih memiliki sejumlah nomor pertandingan yang akan dimainkan hingga berakhirnya Popda Jateng 2026.
Medali Kebumen kali ini datang dari sejumlah cabang olahraga yang digelar di tiga daerah, yakni Kendal, Pati, dan Kota Semarang.
Judo Jadi Penyumbang Emas Terbanyak
Dari seluruh cabang olahraga yang diikuti, judo menjadi penyumbang medali emas terbanyak dengan torehan empat emas.
Atletik menyusul dengan dua emas dan tiga perak, sedangkan renang menyumbangkan dua emas dan satu perak.
Berikut rincian sementara perolehan medali Kebumen hingga Kamis malam:
Panahan: 1 emas, 1 perunggu
Gulat: 1 perak, 3 perunggu
Renang: 2 emas, 1 perak
Senam: 1 perak, 4 perunggu
Karate: 1 perunggu
Tenis Meja: 1 emas
Atletik: 2 emas, 3 perak
Judo: 4 emas
Dengan demikian, total sementara yang berhasil dikumpulkan kontingen Kebumen mencapai 10 emas, 6 perak, dan 9 perunggu.
Farel Iza Mahendra Borong Tiga Medali Renang
Salah satu atlet muda Kebumen yang mencuri perhatian dalam Popda Jateng 2026 adalah Farel Iza Mahendra, pelajar kelas XII SMA Negeri 1 Ayah.
Farel berhasil membawa pulang tiga medali dari tiga nomor renang yang diikutinya. Dua medali emas diraih melalui nomor 100 meter gaya kupu-kupu SMA Putra dan 100 meter gaya punggung SMA Putra.
Sementara satu medali perak diperoleh dari nomor 50 meter gaya bebas SMA Putra.
Saat ditanya mengenai kunci keberhasilannya meraih prestasi tersebut, Farel menjawab singkat.
"Latihan keras setiap hari," ujar Farel singkat saat ditanya mengenai rahasia keberhasilannya meraih medali.
Prestasi tersebut semakin memotivasi Farel untuk menekuni renang secara serius. Ia bercita-cita menjadi atlet renang profesional dan berharap dapat terus berprestasi di level yang lebih tinggi.
Jumlah Cabor dan Kuota Atlet Bertambah
Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kebumen, Tri Mujiyanto, mengatakan kontingen Kebumen tahun ini memberangkatkan ratusan atlet dan official untuk mengikuti Popda Jateng 2026.
Secara keseluruhan, kontingen yang diberangkatkan mencapai 321 orang. Jumlah tersebut terdiri atas 248 atlet dari alokasi dinas, 16 atlet mandiri, serta 57 pelatih dan official.
Kontingen juga didampingi tujuh unsur dinas dan lima panitia pelaksana. Selama mengikuti pertandingan, mereka ditempatkan di penginapan BPBMP Semarang.
Menurut Tri Mujiyanto, terdapat sejumlah perubahan dalam pelaksanaan Popda tahun ini dibandingkan 2025. Salah satunya adalah bertambahnya jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan, dari sebelumnya 16 cabor menjadi 18 cabor.
Selain itu, terdapat kebijakan baru untuk cabang olahraga beregu. Juara pertama dan kedua kini dapat lolos ke tingkat provinsi, sementara pada tahun sebelumnya hanya juara pertama yang berhak lolos.
Perubahan regulasi tersebut berdampak terhadap potensi jumlah atlet yang dapat mengikuti Popda. Jika pada 2025 kuota tercatat 209 atlet, pada 2026 potensi kuota meningkat menjadi 522 atlet.
Namun, dari potensi tersebut, jumlah atlet yang akhirnya diberangkatkan tercatat sebanyak 312 orang.
Masih Berpeluang Tambah Medali Dengan koleksi sementara 25 medali, kontingen Kebumen masih memiliki peluang menambah perolehan medali sebelum seluruh pertandingan berakhir.
Tri Mujiyanto optimistis capaian tahun ini dapat membawa Kebumen naik dari posisi sebelumnya dalam klasemen Popda Jawa Tengah.
Sejumlah atlet masih dijadwalkan bertanding di beberapa nomor yang tersisa. Hasil pertandingan tersebut akan menentukan posisi akhir Kabupaten Kebumen dalam Popda Jateng 2026.
Performa para atlet muda Kebumen pun menjadi salah satu modal penting untuk menjaga peluang menambah medali sekaligus memperkuat prestasi olahraga pelajar daerah di tingkat Jawa Tengah. *
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen


