Bupati Lilis bertolak ke Semarang untuk menemui para atlet pelajar Kabupaten Kebumen yang tengah berlaga di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Provinsi Jawa Tengah 2026.
Tidak hanya meninjau kondisi para atlet, Bupati juga mengajak mereka makan malam bersama di kawasan Banyumanik, Semarang, Kamis malam (3/9/2026). Momen tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus apresiasi atas perjuangan para atlet yang masih bertanding membawa nama Kebumen.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Lilis didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Heri Purnomo, Kabag Administrasi Pembangunan Alfia Diananita Zulfa, serta Ketua KONI Kebumen Zubair Syamsu.
25 Medali Sudah Dikumpulkan Kebumen
Kehadiran jajaran pemerintah daerah tersebut juga menjadi bentuk apresiasi atas capaian sementara kontingen Kebumen di Popda Jateng 2026.
Hingga Kamis malam, kontingen Kebumen telah mengumpulkan 25 medali, terdiri dari 10 emas, 6 perak, dan 9 perunggu.
Capaian ini meningkat dibandingkan Popda Jateng 2025. Pada ajang sebelumnya, Kebumen meraih 4 medali emas, 1 perak, dan 6 perunggu.
Sejumlah atlet bahkan berhasil menunjukkan performa menonjol di tengah persaingan dengan kontingen dari berbagai daerah di Jawa Tengah.
Restu Persembahkan Emas dari Lintasan 400 Meter
Salah satunya adalah Muhammad Restu Syahruli, atlet pelajar dari SMP Negeri 2 Kutowinangun.
Restu berhasil mempersembahkan medali emas untuk Kebumen dari cabang olahraga atletik nomor lari 400 meter.
Perjuangannya tidak mudah. Ia harus bersaing ketat dengan sejumlah atlet dari daerah lain, termasuk Surakarta, Purworejo, dan Semarang.
Di tengah sorotan mengenai fasilitas kendaraan kontingen, Restu tetap memberikan apresiasi terhadap fasilitas lain yang diterimanya selama mengikuti pertandingan, terutama penginapan dan konsumsi.
Gibraka Bawa Pulang Emas dari Panahan
Prestasi lainnya datang dari Gibraka Arshad Prasojo, siswa SD Kreatif Muhammadiyah Gombong.
Gibraka berhasil meraih medali emas dari cabang olahraga panahan nomor nasional eliminasi individu.
Sang ayah, Dedi Wardoyo, mengaku bersyukur atas pencapaian putranya. Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan perkembangan Gibraka yang sebelumnya berada di peringkat ketiga Kejurprov Junior beregu dan kini berhasil menjadi juara pertama di tingkat provinsi.
"Ini adalah awal dari perjuangan untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi. Insyaallah lebih semangat lagi untuk berlatih hingga ke level nasional," ungkap Dedi.
Bupati Minta Maaf dan Beri Dukungan kepada Atlet
Dalam jamuan makan malam tersebut, Bupati Lilis Nuryani menyampaikan apresiasi kepada para atlet, pelatih, dan pendamping yang tetap berjuang membawa nama Kebumen.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas kendala armada yang sebelumnya menjadi sorotan.
"Ibu mengucapkan terima kasih kepada anak-anakku para atlet dan pelatih yang telah berjuang. Ibu mohon maaf jika kemarin ada kendala terkait kendaraan yang kurang bagus. Namun, kalian tetap semangat karena anak-anak Kebumen memang luar biasa," ujar Bupati Lilis.
Menurutnya, berbagai kendala yang muncul tidak boleh mengurangi semangat para atlet untuk memberikan kemampuan terbaik dalam pertandingan.
Kepulangan Atlet Disiapkan dengan Armada Lebih Layak
Sebagai bentuk perhatian, Pemerintah Kabupaten Kebumen memastikan kepulangan para atlet akan menggunakan armada yang lebih layak dan nyaman.
Bus pariwisata medium dan kendaraan Elf telah disiapkan secara bertahap mulai Jumat hingga Minggu, menyesuaikan jadwal kepulangan masing-masing kontingen.
"Ibu ganti kendaraannya. Untuk hari Jumat ada bus pariwisata medium dengan dua Elf, hari Sabtu satu bus pariwisata medium dengan Elf, dan untuk hari Minggu disiapkan dua bus besar serta dua Elf. Anak-anak harus tetap semangat dan semoga selamat sampai Kebumen," pungkasnya.
Langkah tersebut menjadi respons langsung pemerintah daerah terhadap persoalan fasilitas transportasi yang sebelumnya ramai diperbincangkan.
Di sisi lain, capaian 25 medali menunjukkan perjuangan atlet pelajar Kebumen tetap berjalan. Dengan sejumlah pertandingan yang masih tersisa, kontingen Kebumen masih berpeluang menambah koleksi medali sebelum Popda Jateng 2026 berakhir.*
-----------------------------
Ikuti BeritaKebumen


